Rabu, 17 Juli 2013

Kejujuran Anak-Anak

Bicara tentang kejujuran, oramg dewasa itu adalah makhluk yang paling nggak jujur. Terutama soal perasaan. Yang aslinya suka tapi pura-pura biasa, atau yang aslinya kesal setengah mati tapi pura-pura simpati. Ah, orang dewasa. Kemana perginya kejujuran sewaktu kita masih kanak-kanak? Padahal sewaktu anak-anak kita selalu jujur. Ya, mungkin karena nggak ada beban perasaan. Kalau enak bilang enak, kalau nggak enak berusaha diam. Kalau cantik bilang cantik, kalau jelek diam saja. Ngomong-ngomong tentang kejujuran anak-anak, tadi di kantor ada mbak-mbak...

Kamis, 11 Juli 2013

midnight

malam telah mendaki jalurnya, tak lama lagi ia akan mencapai puncak. Hanya tinggal menunggu detik masa hingga sepuluh tergantikan oleh sebelas. Ya, meski begitu mataku masih saja membandel enggan beristirahat. Kucoba memejamkan mata. Tetapi kemudian sekelebat bayang-bayang muncul dalam kepalaku. Dan sialnya, bayangan itu mengaktifkan kembali neuron-neuron dalam otakku. Berpikir dan terus berpikir. Jadilah si mata enggan terpejam meski sedari tadi telah kupaksa ia dengan sejuta cara. Salah siapa? Kau mata, kau otak, atau kau aku? Ah sudahlah. Bicara...