Sabtu, 14 Juli 2012

terkekang


untuk pertama kalinya aku merasa terkekang, semacam ada sedikit kebebasan yang direnggut. biasanya aku selalu bebas, menclok kesana, menclok kemari.

tapi kali ini kebebasan itu harus terhalang sebuah tembok bernama kekakuan.

Aku tidak pernah menyalahkan ia yang tidak mudah memaafkan orang lain. Aku juga tidak menyalahkan dirinya yang begitu keras kepala dan egois.

Dari awal,

Rabu, 11 Juli 2012

Adam dan Hawa


Aku menemukan deretan kalimat ini di tumblrnya Kuntawiaji.

Entah dapat berfungsi sebagai penenang jiwaku yang selalu kalut, atau tidak, hanya saja aku merasa ini sangat indah :)

Sabtu, 23 Juni 2012

Kutub


Aku tahu kita beruda berada di kutub yang berbeda. Semakin kemilau auraku, semakin kau meredup Semakin kau bersinar, semakin aku tak terlihat. Kadang memandangmu terasa seperti melihat sosokku dalam wujud berbeda

Aku tahu kau memilih berada di kutub yang berbeda denganku. Saat kicauanku berajak semakin merdu, suaramu malah menyerak menghilang, hingga desahmu un terkalahkan oleh hembusan angin. Semakin kau terlena pada kutubmu, semakin aku merasa kehilangan Semakin aku tertarik pada kutubku, semakin aku terlepas dari gravitasi. Diantara kita, kutub kita, memang berbeda.

Manusia Paling Nggak Kreatif


Kalau ada gelar untuk manusia paling nggak kreatif dalam membuat percakapan, aku pasti akan memberikan award itu untuk temanku yang satu itu. Tak ada kata lain dalam percakapannya, tak ada objek lain dalam perdebatannya dengan alam, tak ada nada lain yang dapat diseandungkannya, tak ada paduan lain dalam pesannya. Hanya ada itu dan itu. 

Bosen tauk!

Selasa, 19 Juni 2012

Asing

Kupandangi foto-foto dalam dokumen itu, dokumen yang seingatku sangat berharga. Dokumen yang seingatku, dulu sering sekali kubuka berulang kali. Namun tiba-tiba aku merasa asing. Pada diriku sendiri dan pada sosok di sampingku.

Siapakah engkau yang bersanding di sampingku? rasanya aku mengenal senyum jenaka itu. Walau agak tertahan, namun tetap terasa hangat 

Sepertinya aku pernah mengenalmu.
tapi..
Kini kau bukan lagi orang yang sama.
Ataukah aku yang bukan-lagi-orang-yang-sama.

I used to know you...

Siang, di atas tempat tidur, di samping jendela dengan pemandangan langit biru dan pepohonan  melambai tertiup angin
"bagaimana rasanya menjadi seorang yang tervonis alzheimer"


Minggu, 17 Juni 2012

Mungkin


by lp dragonfly on deviant art
Partikel debu mengudara dengan riang. Menari dan siap memasuki rongga hidungmu, berbenturan satu sama lain, dan berebutan siapa yang terlebih dahulu mencapai ujung diafraghma. Namun kau, seperti juga aku, tidak akan membiarkan mereka masuk begitu saja. Segera antibodimu merespon dengan bersin sekeras kakek-kakek. Sedang aku, entah karena responku terlalu bagus atau terlalu jelek, tidak bersin-bersin, tidak juga muntah-muntah. Cuma seketika menahan nafas.

“Kau tahu, waktu di ruangan ini seolah membeku,” katamu.

 “Lihat jam itu. Tetap berderak walaupun tak lagi berdetak. Jam empat, mungkin ruangan ini dikutuk oleh pemiliknya tepat pada pukul empat, ketika ia akan pergi meninggalkalkan rungan ini. Mungkin, antara rela dan tak rela. Ia telah menghuni dan menjaga rumah kecil ini selama ia di sini. Setiap kita memasuki ruangan ini, kita selalu kembali ke pukul empat masa itu. Ketika ia meninggalkan tempat ini. Lihatlah keluar, melalui jendela di ujung sana”

“mendung?” kataku terheran-heran.

“Kau lihat sendiri kan, langit luar yang mendung? Padahal sebelum kita masuk, udara sangat panas bak berada di panggangan. Langit pun tak sedang dalam kondisi berduka. Ia  biru, bersih, dan terang.

“Ia mengabadikan momen ini. Dimana kepedihan,

Rabu, 13 Juni 2012

Bukan Kamu




Kali ini,
Jalinan kisah yang sama
Momen senja yang sama
Jalan berilalang yang sama
Namun terasa berbeda
Ah, sepertinya memang bukan kamu

Bukan, jika secepat itu


Rabu, 13 Juni 2012
Ketika ilalang perlahan menghilang