Jumat, 08 Juni 2012

Hangat


Hangat.
Melelehkan butir es yang selama ini bersemayam dalam hatiku.
Memunculkan semburat merah, 
yang dulu pernah ada.
Inikah rasanya?
Kini aku tahu

Mengabaikan jarak, ruang, dan waktu
Sapamu itu, tersampaikan padaku
Kehangatan itu,
kini aku tahu

Kau bilang permen kapas manis, eh?

Jumat, 8 Juni 2012
Ketika menjenguk seorang teman di Rumah Sakit

Rabu, 06 Juni 2012

Bola Bergulir


Wajar, kalau ada orang yang kecewa atau nggak suka sama kita. Wajar kalau ada yang salah mengartikan niat baik kita. Nabi Muhammad saja, yang akhlaknya paling mulia, malah menerima banyak cercaan dari orang-orang yang tidak menyukainya. Kita? Cuma manusia biasa.

Selasa, 05 Juni 2012

Sahur

malam itu aku pulang agak larut alam ketika tiba-tiba terkejut saat masuk ke ruang keluarga dan melihat dua tubuh bergelimpangan.

Aku : kenapa kalian tidur di sini?
Ayik: biar bisa bangun besok buat sahur, Tiya :)
Aku : ooohh. bangunin aku juga ya :)

dan keesokan harinya Ayik membangunkanku.
Aku : *kucek-kucek mata* *tidur lagi*

beberapa menit kemudian...
aku : *berjalan ke ruang keluarga dan terkejut melihat tidak ada seorangpun yang sedang makan, atau paling enggak masak buat sahur* lhoh, ngga jadi saur?
ayik : air di galon habis... aku nggak jadi puasa aja deh
aku : *shock* *pingsan* *kayang*
aku:  ayo kita cari air buat masak, pasti ada :D



dan sahur itu terlalui dengan khidmat setelah aku mengais-ngais air.

Senin, 04 Juni 2012

Teman Duduk


Air dan garam mungkin terkadang beradu jotos, berebut siapa yang menempati permukaan. Air dan minyak barangkali terikat sumpah untuk saling tak bersentuhan. Walau sebenarnya, jauh di lubuk hati mereka menyimpan rasa saling menyayangi. Ingin selalu bersua, namuan tak kuasa karena permainan takdir.

Aku dan ia mungkin tak pernah duduk sebangku. Namun kau tak tahu bukan? Aku dan ia kerap kali mendengarkan nyanyian malam berdua. Menikmati terpaan purnama bersama sambil menyenyam sekotak es krim. Atau terkadang berlarian, kejar mengejar dan menari di bawah rintik gerimis. Aku dan dia mungkin sering duduk bersama. Namun tahukah engkau? Aku tak pernah ada di malam-malam ketika ia tertawa diantara kemilau lampu.

Aku ada di duniaku, 
dan dia di dunianya.

Persahabatan tidak sesederhana melihat teman duduk, kawan. Kau tak bisa melihat ikatan diantara kita, hanya dengan melihat kursi itu. Ia kosong tanpa kita, dan kita tak pernah dapat tergambarkan olehnya.

Siapa ia, 
siapa aku,
siapa dia,
siapa mereka,
itu bukan apa-apa.

Kau dan aku pun, selalu terpisah. Hanya kita dan Tuhan yang tahu, temali jenis apa yang mengikat kita

pembicaraan sore tadi di Student Center,
ketika tiba-tiba aku menjadi sangat defensif
Tapi tanang kawan, kita pasti bisa :)



Biarkan Ia

Kalaupun itu memang ada
Biarlah ia berjuang sendiri
mencari tetes air dan pancaran cahaya
Tuk dapat menyari kehidupan dan menyesak muncul

Kalau itu memang ada,
biarlah ia menyubur membaur
seiring irama waktu

Tak ada usik, ataupun karbit
Jangan kau ciptakan momentum semu untuknya
biarlah ia berjalan beriringan alamnya
biarkan peluhnya mengalir seiring perjuangannya
biarkan ia mencari adanya

aku takkan mengusiknya
begitu pula engkau, kawan

3 Juni 2012,
pembicaraan tentang "ia" semalam
(with Helmy, Mitsa, Trisna, Dyas, Bayu)

Wahai yang terpilih

Tak tahu kemana jalan ini akan berujung,
Bahkan unjung yang kita tuju pun,
masih terasa samar berkabut
namun,
kami memilihmu wahai engkau yang terpilih
Yang kan bersama menguak kabut di penghujung asa ini
Hanya doa yang terkirim dari angan
Semoga Engkau yang terpilih hari ini
dapat menjadi perekat, peneduh, dan lentera

2 dan 3 Juni 2012
Gedung D301,  Rapat Akbar Media Center STAN 2012

Kepada Ilalang

Untuk apa memandang ia yang begitu indah
Untuk apa mengagumi sosoknya yang tak terjangkau
Jika hanya dengan memandangmu,
kau yang sederhana,
kau yang membumi,

Untuk apa terus merenungi sosoknya yang begitu rapuh,
Melihatmu mampu bertahan dari terpaan badai
Kau yang selau kembali tegak berdiri


Mampu melahirkan imaji terliarku
Dan membangkitkan senyum yang terelap


Kepada Ilalang,
23 Mei 2012